--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Sabtu, 04 Januari 2014

Free

Being 18boy. its teenage. I tought that between possible and impossible. I can doing anything what I love. But it hard to always feels possitive thingking. I just wanna be free.

Kadang gua berfikir aneh, dan ingin melakukannya tapi berfikir dua kali. Gua bingung, gua ini masuk ke dewasa, hampir dewasa, anak Anak, atau sudah lewat anak anak. Penempatan posisi selalu salah. Terkadang gua ingin dibilang dewasa tapi tingkah masih kaya anak kecil. Kadang gua masih ingin menjadi anak-anak, tapi gua ga bebas melakukan apapun, ada batasannya.
Mungkin banyak yang seumuran gua yang berfikiran sama kaya gua.
Gua hidup sangat ingin bebas, sebebas apapun yang gua inginin dan gua harus dapet.
Penyu itu tidak selamanya tinggal di penangkaran, tapi setelah mereka menetas, mereka di bebaskan ke laut saat masih kecil. Hebat. Penyu sudah diberi kebebasan dari kecil.
Kadang gua bingung, gua punya keyakinan, tapi kadang meninggalkan kewajibannya. Sulit sekali rasanya hidup pada tahapan ini. Kenapa "mereka" bisa menjadi dewasa dengan begitu mudah?

Gua pengen tinggal sendiri, jauh dari keluarga. Tapi bentar, apa gua masih punya keluarga? Keluarga itu= ayah ibu dan anak yang satu ya?
Gua ingin punya anjing, dua atau satu. Antara husky atau golden. Tembok rumah gua ga polos, tapi ada banyak lukisan abstrak, penuh warna, dan tidak ada yang melarang. Ada piano, gitar, saxophone, dan speaker yang bebas gua nyalain dengan volume maximal.
Tubuh gua di tatoo, tangan kanan adalah "peace", bagian belakang sayap, pinggang adalah tangan berupa cakar. Gak lupa sama kalung dengan satu beruapa lambang yang gua yakinin bahwa itu hanyalah lambang, bukan bukti mendua.
Pagi hari gua jogging dengan anjing kesayangan gua, pergi kapanpun dan pulang kerumah atau tidak itu semau gua.
Kebebasan, itu kebebasan membawa kebahagiaan. Hidup simpel. Gua hidup diluar 'zona' aman gua. Apa jadinya jika ini terjadi?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar