--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Rabu, 30 April 2014

Puisi di malam hari

Ketika diri merasa sudah sepi
Teringat seribu kawan yang dimiliki
Tak ada satu kawan pun menghampiri
Dikala jiwa dan raga ini tak pasti
Ku hanya terus berdoa pada Mu
Tak dengarkah engkau apa doa ku
Meminta sosok penyejuk hati
Dikala hati, jiwa, dan raga ini sepi.
Malam hari,
Siapa yang tak senang dengan malam hari
Malam hari,
Sepi, terang benderang oleh kilau lampu
Tapi tak seperti hati ini
Sepi, dan tak ada kilau lampu
Sakit. Sakit sekali.
Tak pernah kalian melihat hati dan mata menangis
Hanya aku, aku dan hati dan Dia yang tahu
Aku menangis dimalam hari
Kubuka pintu..
Berharap ada sosok yang bisa kupeluk
Pelukan yang bisa menerangi hatiku dimalam hari.
Percis seperti suasana malam
Walau sepi, tapi ada kilauan lampu.
Jutaan kilau yang membuat indah dipandang mata.
Inilah puisi dimalam hari
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar