--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Sabtu, 22 Agustus 2015

SPG Rokok

Sore hari ini jadwal saya renang. Seperti biasa, setelah renang beres langsung pergi ke CK BIP buat ngopi sekalian menghangatkan badan dan ngeringin rambut juga.
Saat itu, begitu masuk saya lihat suasana didalam CK kosong, hanya ada saya dan pelayan CK. Begitu saya ambil cup coffee dan mengisinya dengan tiramisu, tiba-tiba datang menghampiri saya sosok wanita cantik berpakaian minim dengan full make up sambil membawa 2 bungkus rokok ditangannya yang masih tersegel. Begitu sampai si cewek cantik ini di samping saya yang menutup jalan untuk mengambil tutup cup dan sedotan, dia memberi saya jabatan tangan sambil menanyakan nama saya, saya cukup kaget dan bingung, ternyata dia adalah SPG rokok baru yang katanya rokok ini baru masuk ke Indonesia 2 minggu yang lalu.
Ia menyodorkan 1 bungkus rokok kepada saya dan saya mengambilnya, dan ia menjelaskan kepada saya tentang rokok tsb yang katanya rasanya cukup enak seperti sisha, dan merayu saya untuk membelinya dengan kata-kata "ayo beli ka Ari, malam hari masih panjang".
Tatapan matanya terus melihat saya tanpa berpaling sedikit pun, beberapa kali ia berhenti bicara seolah ia lupa dengan skrip iklan rokok ini. Saya menolaknya karna saya masih ada 1 bungkus ice blast di tas saya, namun tetap ia mengatakan " ayo ka ari beli. Malam hari masih panjang, saya juga perokok aktif dan menggunakan rokok ini".
Saya bingung bagaimana mengakhiri perbincangan saat itu, dan akhirnya saya memberanikan diri untuk mendekati tubuh wanita cantik itu agar ia tidak menghalangi jalan saya, dan akhirnya ia pun melangkah mundur satu langkah memberi saya jalan, walau masih saja sempit.
Saya mulai mengambil tutup cup coffee dan mencoba pergi menuju kasir yang terus diikuti oleh wanita spg ini.
Saat dikasir barulah ia bilang "terimakasih ka ari waktunya".

Saat saya duduk di area luar CK, saya berpikir SPG tadi masih muda, tapi kenapa wanita secantik dia mau menjadi SPG rokok dan menerima resiko dengan mengenakan pakaian seperti itu. Sayang sekali ia menerima rupiah dengan tubuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar