--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Sabtu, 17 Desember 2011

I love my day

UAS udah lewat. so, udah sedikit rada tenang. berbulan-bulan fakum dari dunia blogging, alasannya yang pertama masih fokus sama sekolah, sekolah lagi banyak acara, disuruh nyusun proposal buat acara lkbb, jadi panitia porseni, bikin drama juga dan ngajuin diri buat jadi sutradara, ngajuin engga cuman my friends called me Mr. director.
jadi gini, untuk uas hasilnya tidak begitu memuaskan. lagi-lagi harus berurusan dengan fisika. segimana pun soalnya, segimanapun kisi-kisi soalnya, segimanapun cara belajarnya tetep aja gue diremedial. engga gue aja sih tapi memang sekelas aja diremedial. sebenernya gurunya udah baik sekali ngasih kisi-kisi soal yang 85% sama dengan soal UAS nya. tapi tetep aja diremedial. pamaehnya itu adalagh PILIHAN GANDA. untuk esay alhamdulillah sesuatu gue terbesar "85", ya terbesar itu 85.
sekarang gue lagi siapin satu paket drama berjudul Jeckie mendapat zonk. jadi gini ceritanya, ada sebuah kerajaan yang memiliki 5 putri. 4 diantaranya cantik yang satu lagi jelek. yang jelek itu si sidik, temen gue cowo disuruh jadi cewe. parah nya dia mau, dan tidak nolak. ok, gak apa-apa. kemudian, gue jadi jeckie nya, tapi disini diceritain jeckie itu anak kembar jeckie tarub dan jeckie tingkir. kita ngerebutin purbasari, putri tercantik dengan cara mencuri selendang saat para putri sedang main di sungai. nah, fatalnya si tarub ngambil selendang milik si purbakala/sidik. dan ujungujungnya gue lah yang menikah dengan si purbakala.
tantangan bagi gue nya gue harus bisa akting bermesraan dengan purbakala/sidik sedangkan dia lelaki. gue habis pikir, gue harus jadi manusia homo selama beberapa menit. TOLONG HAMBA MU INI YA ALLOH'.
untuk opening gue pake lagu judas dari lady gaga, tapi yang instrumentalnya, masalahnya gue sekolah di sekolah islami jadi kalo ada vocalnya gue bisa dicekal karena menggunakan lagu tentang jesus adalah utusan. ya begitulah... jadi pake instrumen nya saja.
dan untuk klosing gue pake just dance, sama ini juga hanya instrumental nya saja. ditengah-tengah gue sisipin musik gamelan buat di jadiin backsound. kenapa? soalnya gue pikir kalo lagi ada dialog tanpa ada backsound itu nampak dikuburan, sepi dan sunyi sekali.
kebingungan nya gue masih nyari wayang untuk meranin sosok seorang ibu dari kembar jeckie tadi. gue masih bingung harus ngambil joan, afofah apa rita. pilihan hanya 3!

Sabtu, 19 November 2011

I got slander

ceritanya waktu hari jumat, awal hari nya begitu menyenangkan tapi entah mengapa saya memiliki seorang teman hanya saja dia bukan manusia, entah dia spesies apaan gue juga ga tau. orang ini bikin gue marah.
Gue seorang Karateka, setelah latihan karate, hari jumat itu saya kehilangan sepatu beserta kunci motor gue. sebenernya gue tahu siapa dibalik rencana penjailan ini. ya, itulah Silmi. mungkin dia punya dendam kepada saya karena gue tahu diri, gue sering nyumputin sepatu atau apalah barang dia. yep, tapi sayangnya dia kurang profesional untuk menyumputi barang orang. sekali berbalik gue langsung ngeliat sepatu gue disumputin dimana.
oke, permasalah si silmi gue anggap beres. selanjutnya ini gue perkenalkan namina joan entah dia spesias apa, manusia setengah jadi pun engga, apa mungkin 1/4 jadi ya? ya entahlah gue ga tau dia apaan. tapi ini dia Mahkluk yang memfitnah gue di hadapan temen temen gue. gue tahu, dan temen gue juga bilang kalo gue memang jail, suka nyumputin barag orang. dan di hari sebelumnya (hari kamis) yang menjadi korban adalah si joan, sepatu nya gue sumputin. tapi dia nangis akhirnya gue balikin sepatu nya dihadapan dia, dan setelah berhenti nangisnya tiba-tiba sepatunya udah hilang lagi. Sumpah yang nyumputin kali ini bukan gue, tapi azka temen gue.
hubungannya dengan fitnah, pas selesai latihan karate. kaca si joan hilang entah kemana. gue masih bercucuran keringat dan masih kecapean tiba tiba mahkluk ini bilang "ARI KACA GUE MANA?"
MENEKETEHE, gue bilang. tapi memang Sumpah demi apapun kaca si joan bukan gue yang nyumputin. tapi dia masih gak percaya. dan saat itu tas nya si joan kebuka dan mulai lah perkelahian antara gue dan mahkluk ini. dia bilang dan gue masih inget terus kata-kata ini "LANCANG SEKALI KAMU ARI, BUKA-BUKA TAS ORANG".gue marah dan ga terima gue dituduh. gue beneran udah kesel. gue bilang ke si joan kalo misalnya itu kaca bukan hilang sama gue, gue sumpahin si joan mandul. oke, dia terdiam dan tetap mencari kacanya dan menatap gue dengan lirikan tajam ala almarhum suzana.
oke, selanjutnya disebelah gue ada mentari dia temen gue juga dan bilang ke si joan, "coba cari dulu di meja kamu" dia kayanya ga denger dia nuduh terus gue. dan ada temen gue namanya afifah. beliau adalah pawangnya si joan dan dia bilang pasti yang nyumputin gue. oke, sebelumnya dia juga pernah jadi korban juga dari hilangnya sepatu. dan jujur itu gue yang nyumputin..
Dan akhirnya, si jojo ngeliat ke lokernya dia, dan mengeluarkan sesuatu dan itu adalah KACANYA dia. mahkluk ini terdiam dan menunduk. mungkin malu dan tetap menatap saya dengan tatapan penuh rasa malu. tapi kesalnya, dia ga bilang maaf atau senyum se-engganya. ini menyakitkan men..

Selasa, 15 November 2011

ayo akting

sebelumnya, dalam tugas bahasa Inggris, gue di tunjuk sama guru gue buat jadi director atau sutradara dalam pembuatan drama berjudul "Romeo and Juliet" kalo cerita asli nya memang panjang banget. tapi untungnya temen gue silmi buat naskah cukup pendek dan ga terlalu sulit. salahnya gue sutradara sekaligus gue jadi peran utamanya. gue jadi Romeo. ini berat, gue disuruh jadi sutradara sedangkan gue sendiri berperan menjadi Romeo. tapi untungnya gue di temani Shiddiq, disebagai co-director. dan pada akhirnya pun, drama itu sukses. tapi fatalnya, saat penilaian didepan guru kita masih memegang skrip, karena masih ada yang gak hafal dialog. tapi kata guru bahasa inggris gue juga udah lumayan dan "GOOD JOB".
ok, selanjutnya bahasa indonesia. sebenarnya tugasnya itu duluan bahasa indonesia baru bahasa inggris, tapi gue pikir gue pengen bagus di bahasa indonesia, dan itu terkabul.
gue sekelompok sama Mentari, Silmi, Afifah, Rita, sama Azka. kita ber-6 tidak bermodalkan fikiran yang matang untuk "Cerita Apa yang Akan Kita Persembahkan". ya, kita masih bingung. ada yang bilang, ambil cerita yang udah jadi aja, yang udah umum jadi gampang. tapi kalo menurut gue, kalo bikin karya sendiri itu akan lebih puas. oke, gue punya usul gimana kalo drama kita mengisahkan kehidupan seseorang layaknya Raditya dika, bukunya dijadikan film. Afifah setuju, dan gue coba untuk membuat ceritanya.
besok, besok, besok, besoknya. cerita sudah jadi setengah, ceritanya gini. peran utama, gue kasih nama Ramon. tapi gue pengen bikin cerita ini sedikit tidak serius, dan sedikit tidak nyambung. gue punya ide gila, si ramon ini punya sahabat bernama Preti, tetapi si preti ini memanfaatkan si Ramon agar preti bisa 'dekati' bapaknya. jadi intinya si preti ini suka sama om-om yang kaya. gue bikin dan ceritanya makin ngaco. setelah di rundingi ceritanya sangat-sangat gak masuk akal. dan gue gagal untuk menjadi penulis skenario awal. selanjutnya, gue serahin cerita milik gue ke si Silimi. menurut gue dia punya ide yang sama gilanya sama gue, hanya saja sangat bertolak belakang otak gue sama Silmi. dan akhirnya pun cerita gue di edit dan hasilnya dalam naskah drama yang Silmi buat, kita memerlukan kurang lebih 11 atau 12 pemain, sedangkan anggota kelompok gue hanya ada 6 orang. dan hasilnya pun sama-sama di Tolak oleh anggota kelompok gue.
kita habis mikir. sebenarnya gue gak mau kalah sama kelompok yang lain, udah pesimis duluan. dikelompok yang satunya lagi mereka punya ghaida, rida, dan sidik. menurut gue mereka bertiga itu saling menguntungkan.Ghaida, dia memiliki otak cerdas untuk kisah ceritanya. kalo rida dia berbakat akting karena memang dia anak teater, ditambah lagi si shiddiq, cowok setengah jadi yang memiliki otak yang 'gak mungkin dimiliki orang lain', bawaanya kocak. dan asli cerita yang mereka buat sangat 'WAH', sebuah satu paket drama dari opening sampai closing itu susah berenti untuk tertawa.

tapi disini, gue mau bikin yang berbeda. gue pengen drama yang gue bikin dibikin jutek, serius, tragis, dan yang pastinya Garing.
oke, kita dapat pencerahan saat berkumpul kembali. yaitu, Ramon memiliki seorang ayah yang selalu berbohong kepada anaknya soal pekerjaanya. dan ternyata ayahnya itu seorang copet.
untuk membuat naskah nya, gue sangat kesulitan. mengapa? karena gue, kalo membuat naskah atau cerita apapun pasti harus ada lagu yang menemani. dan lagu tersebut akan menjadi insipirasi backsound si drama tersebut.
sebelumnya, gue pernah ikut color guard contes yang membawakan satu paket Laskar Pelangi. dimana saat memasuki arena kita di iringi lagu "Nasib takkan berubah versi blues". oke, gue sangat suka lagu itu. dan gue pengen sekali lagu itu di pake untuk opening juga.
dan akhirnya naskah pun jadi, naskah ini murni buatan gue sendiri. dan masalah nya juga gue penulis, dan gue menjadi si Ramon. itu berarti gue jadi peran utama lagi. #yeah
sulit iya, sebelumnya gue nyontek dari kelompok yang satunya lagi. mereka memakai backsound dari awal hinggal akhir. gue gak mau kalah. opening gue dan closing gue harus memakai backsound.
lalu, gue sisipin bahasa tubuh, dalam perkenalan tokoh si Ramon, gue terinspirasi dari seorang pramugari yang menggunakan bahasa tubuh saat menjelaskan pengamanan pesawat sebelum take-off.
ya, itu berhasil. dan hasilnya pun cukup menarik. gue bikin rapih drama yang gue buat. dan yang gue pahami untuk di 'lapang' itu adalah saat di belakang panggung itu kita tidak boleh mengintip ataupun muncul. itu sangat fatal bagi gue, dan terlihat jelek dari depan. gue bikin bener-bener rapih. dan saat gue liat videonya, di kelompok gue ada 3 bloking yang membelakangi penonton.
yep, guru gue ngasih 3 kata untuk kelas gue " I LOVE YOU". you know what it mean?