--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Kamis, 10 Juli 2014

God is Loving me

Bulan puasa kali ini gua harus benar-benar berpuasa dari semua aspek. Tidak hanya menahan rasa lapar dan haus, tapi gua harus menahan jumlah rupiah yang dikeluarkan. Bulan ini gua lagi ngumpulin senilai rupiah yang cukup tinggi angkanya. Pengumpulan rupiah ini cukup dibantu dengan beberapa even yang menghasilkan materi, yaitu hasil dari kerja freelance dan hobi. Ya untung saja waktu itu freelance dari teman diambil jadi cukup meringankan, juga dari hobi, tiada lain dan tiada bukan adalah nawala. Nawala ini sebenarnya bukan hobi lagi untuk gua, nawala ini sudah jadi rutinitas sebenarnya bagi gua. Musik, karena nawala ini memeberikan musik untuk gua.
Nah. Balik lagi ke bulan Ramadhan, permasalahan deengan rupiah ini membatasi gua untuk bertemu atau silaturahmi dengan teman-teman terdahulu, soalnya gua membatasi diri untuk ikut acara silaturahmi buka bersama. Ya walau acara itu hanya setahun sekali, tapi inti dari acara itu kan silaturahmi, gua mikirnya “kalau silaturahmi kan tidak mesti dibulan ramadhan”, So kayanya untuk menolak beberapa undangan gak apa-apa kan! Sehubungan dengan target rupiah dibulan ini.
Kenapa sih mesti rupiah yang dikumpulin? Sekarang ini bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, ko rupiah yang dikumpulin bukannya amal-amal? Jadi gini ya para orang tua, amalan itu bagi gua adalah sesuatu yang bersifat privasi, hubungannya hanya ‘your self and your God’. Jadi gak salah kan kalo kita mau melakukan hal baik dan ibadah bersembunyi atau istilahnya tidak di ‘update’-kan? Nah, buklan ramadhan kali ini gua pasti dan gak cuman gua juga, kalian juga pasti mengumpulkan amal-amal baik lah, secara bulan ini kita tidur aja udah dianggap ibadah. Lah, percuma juga sebulan ini kita pake yang aneh-aneh, dan memubazirkan pahala yang istilahnya kita tinggal metik dihalaman rumah sendiri gitu. Tapi By The way, masalah amal saleh dan ibadah, gua sejujurnya baru melakukan 3 kali, 2 kali di rumah dan baru kemarin hari tanggal 10 Juli gua terawehan di mesjid. Sebenarnya gua baru sadar waktu gua lagi main bareng si Fachri (kenalin, temen rumah dan x adek kelas waktu SMA) dia sebenarnya secara tidak sadar menegur gua dengan bilang bilang “Boy, lu gak usah terawehan aja sebulan ini, ntar gua masukin book of record sebagai teman yang tidak teraweh selama bulan Ramadhan, haha” nah, kalimat main-main ini malah bikin gua sadar besok harinya.

Gua semakin yakin dan sadar, sebenarnya Tuhan itu menegur kita untuk kebaikan di segala hal, hanya saja kita nya yang kurang peka dengan teguran itu, kebanyakan kita bisa peka kalau teguran itu berupa hal besar. Nah, bulan ramadhan ini Dia menegur saya lewat kebaikan, saya semakin yakin kalau Allah diatas sana sedang memperhatikan, melihart, dan mendengarkan saya. Thanks God, I know and believe You’re watching me and always beside me J

Jumat, 20 Juni 2014

Kembali ke Masa ini

Day One
Sebenarnya sudah lama sekali dengan tidak merasakannya momen seperti ini. Yang dimaksud dengan 'seperti ini' itu adalah tampil kembali bersama Band dengan fasilitas nya yang extra.
Jadi gini, memang event ini dadakan. Gua ditawaroin job ini 2 hari sebelum tampilnya. Nah, gua diminta untuk main 2 hari, jadi harus menginap. Tempat tampilnya di daerah bekasi, dari segi cuaca disini itu extraaa panas, panas sekali, untuk nafas juga cukup sesak. Ya ini beneran.
Nah, untungnya kita dikasih fasilitas dari transportasi dan tempat istirahat yang cukup nyaman. Transportasi berupa mini bus, ya cukup mewah lah ini bus. Abis itu, tempat istirahat nya dikasih mini aula, kurang lebih 8 meteran lah. Ruangan ini extra nyaman, ya walau untuk istirahat cuman dikasih karpet saja, ruangannya ada AC 4 buah, dan bikin suhu di ruangan ini dimodifikasi jadi extra dingin. Kita cuman main 10 orang, main nya cuma opening saja, terus main lagi besok hari. Belum tau kapan, masih belum ada briefing sampe sekarang. Nah, sekarang kita tinggal ber5, 5 lagi harus ke Bandung dulu. Dan ada 1 orang yang 'ngejagain' kita, orangnya friendly dan baik, kita abis main kartu sama dia. Hahah.
Nah, untuk masalah penduduk disini mereka cukup ramah, tapi dari gaya bicara nya kaya orang marah, juga mereka kaya yang nganggap stranger ke dunia marching band. Sampe sampe, ditempat istirahat kan banyak jendela, gua yang lagi nyandar deket jendela ada banyak anak kecil yang naik ke atas, terus ngintipin kita, aneh, jadi kaya di kandangin aja kita tuh, kaya dikebun binatang, mereka lagi liat ular yang ditaro di aquariun besar. Haha. Ga cuman itu aja, keluardari pintu langsung diliatin sama ibu ibu. Its weird. Haha.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kamis, 12 Juni 2014

What's this

This is strange, and I don't know what which there in my mind. Specifically such as I was in bedroom, bathroom or everywhere I am, my mind just like there's someone controll it and the subject is me. I was being a man who can run so fast and in a hurry. Imagine, that man is crazy, he pulling his hair, with glared eyes, grinned, so cruel, raggy, but he cannot speak, he just play his mouth like screaming but no sound. And if you know, that man is perfectly me, me, and me!
And, if my mind thinking 'bout it, my atitude get carried away and done with unconsciously. My body just like doing everything with fast, and my eyes feel so tired. This is real, this is possible, you should trust me.
When I'm thinking that, I feel so hard to controll it. When it begin, I can see my arm doing anything with fast, my eyes just rolling, it strange. You can call me freak, weird, or everything. This is weird, I don't know to whom I have to explain this..
Powered by Telkomsel BlackBerry®