Bismillah..
Ari sekarang udah ada disemester 4. Ga kerasa, udah setengah jalan. Waktu bener-bener cepet, terasa baru kemarin diospek eh sekarang udah tingkat 2.
Alhamdulillah, alhamdulillah banget semua mata kuliah bisa kekejar. Yang awalnya buta sekali sama pertanian dan sekarang udah ada gambaran sama pertanian. Jadiakanlah saya sebagai ahli pertanian yang luar biasa ya Alloh. Bayangkan lah, manusia tanpa pertanian, mereka kurus kerontang kekurangan pangan dan oksigen. Ini gak usah di jelasin karena materinya terangkum dalam 4 semester.
Kesan disemester 4 ini yang baru setengah jalan dan baru say good bye sama uts banyak banget godaan nafsu malas yang luar luar biasa dan yang paling parahnya hawa nafsu selalu diikuti. Astagfirulloh!
Beresnya uts, saya gatau apa kabarnya lembar jawaban semua mata kuliah yang saya isi. Pesimisnya ip bakal turun, tapi udah banyak banget temen temen yang support kalo ari ga boleh pesimis dulu, serius ini baru setengah jalan ri. Uas masih ada dua bulan lagi.
Semeseter 4 ini bener bener ujian berat. Tugas numpuk banget. Dosen sama asistennya kebangetan ngasih tugas sama deadlinenya bikin angkat tangan.
Ya Alloh, mudahkan semua aktivitas di semester empat ini, jadikan saya yang terbaik diantara yang lain, jauhi rasa malas dan kuatkan kembali tekad hamba di bidang pertanian ini. Jadikan hamba seorang petani berdasi yang sukses dunia akhirat. Amin.. Amin.. Amin..
Minggu, 29 Maret 2015
Kisah semester 4
Selasa, 24 Februari 2015
What we want is not necessarily what He wills
Siapa yang tau kalau keadaan saat ini akan terjadi? Bukan manusia.
Pastilah semua orang banyak inginnya dalam hidup. Dia ingin menjadi apa, punya harta berapa, dan kapan dia mengakhiri hidupnya.
Kalau gua pibadi, jika diberi pilihan oleh Allah saat gua belum turun kedunia, gua mau memilih:
Pertama, gua ingin memiliki seorang ayah berprofesi pilot, ibu seorang designer, dan gua akan menjadi seorang pilot seperti ayah.
Kedua, gua ingin memiliki ayah seorang musisi, ibu seorang dokter, dan gua akan menjadi seorang saxophonist.
Membuat teori, menulis "what to do list", sangat mudah. Tapi nyatanya, hidup ini berjalan ditengah malam hanya membawa senter, apa yang kita sorot, itu yang kita lihat.
Gak semestinya hidup ini banyak mengeluh ri, " Pada hari ini telah Kusempurnakan agamamu, dan telah Ku cukupkan nikmatKu untukmu..." (Al-maidah: 3)
Inget ri, hidup saat ini bukan kita yang minta, bukan kita yang menghendaki. Maka jangan pula hidup seenaknya dan sekehendak diri (nafsu).
Sabtu, 27 Desember 2014
Behind me
Honestly, when i started my life in teenager i just want to make my life becoming free, make some friends, and be genius.
But it all that things are bullfuckingshit..
Gatau karna mental saya yang lemah atau apa, remaja ini bikin saya capek untuk berhubungan sama manusia. Cara menyiasati dari hal itu semua saya berusaha untuk mencintai animal dan musik.
My life perfect with music and animal.. That's all



/> " />" />"/>
