--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Minggu, 21 Agustus 2011

go boarding school part 3

rasanya itu selalu ingin cepat pulang. pasti ngitung waktu ke depan lagi, berapa hari berapa jam berapa menit berapa detik lagi waktu yang di butuhkan untuk saya dapat pergi dari lingkungan sekolah pesantren ini.
rutinitas jadwal kegiatan nya memang buat bosen itu lagi-itu lagi. ga kebayang aja yang 3 tahun di pesantren itu, gue aja yang 10 hari ga kelar-kelar. ngelanjutin yang part 2, bahwa ada jadwal kegiatan setiap malam akhir sebelum tidur adalah evaluasi. evaluasi ini berisikan komentar para guru untuk mengkritik kegiatan seluruh siswa dalam 1 hari. dan keluhan umum adalah ketelatan. telat mungkin udah jadi makanan pokok istilahnya. pasti ada aja yang telat. dan ujung ujung nya kita di suruh bersihin aula lah, operasi semut, sikat wc dan masih banyak lagi hukuman yang tiap hari nya kita jalanin. tapi menurut gue disitulah kebersamaan kami terjalin. ga hanya kebersamaan tapi juga kekeluargaan, kekompakan bahkan ini lah hal yang bisa di buat bekal cerita sehabis pulang dari pesantren. kesal iya, menurut gue sendiri ini semua bukan udah jadi hukuman tapi udah jadi jadwal kegiatan tambahan di pagi hari. oke ga apa-apa, tapi anehnya selalu di ungkit kesalahan oleh setiap gurunya. sampai pada puncak kekesalan guru, di buat lah peraturan baru yaitu "BILA ADA ANG MELANGGAR, 1 SEKOLAH DI HUKUM". menurut gue sendiri semua siswa dari istiqomah kurang bisa terima peraturan baru nya. kenapa? karena guru nya juga kurang bisa toleransi kalo telat sedikit aja udah di anggap sangat fatal tidak bisa di maklum. oke, ga apa-apa ini adalah sebuah tantangan bagi semua siswa untuk saling mengingatkan teman-teman nya. tapi apa yang terjadi?
teman gue, bikin rencana buruk yang ga bisa di terima oleh para kaum hawa. apa rencananya? "mulai hari esok kita gak usah lagi tepat waktu, melainkan kita telat saja". para cewe ga terima dan langsung nolak dengan keras hingga akhirnya kita semua di perkumpulakan di malam hari di aula. disini kita semua sidang untuk memecahkan rencana buruk yang di buat oleh teman kita. sebelumnya untuk para cowo mungkin bisa mengikuti karena 1 hari sebelum rencana tersebut muncul kita sudah melakukannya duluan yaitu telat bersama dan akhirnya di hukum lagi.
next, dalam sidang ada yang nangis, ada yang gak tau apa-apa, ada yang marah, kesal banyaklah. tapi disini muncullah kedewasaan dari setiap siswa. mereka berbicara jujur dan seadanya. tapi sayangnya di situ gue ga ngomong apa-apa karena gue ketinggalan informasi dan ga tau hal awalnya kaya apa. jadi gue cuman bosa meng-iya kan semua fakta. setelah semua nya ngomong dan guru pun ikut campur berakhirnya sidang tersebut di akhiri oleh wanita baik guru kimia bahwa kita semua boleh kompak tapi pada hal yang positif. setelah itu kita bermaafan dan pergi tidur. well itu udah pertengahan hari. tapi tetep harus ngitung waktu berapa lama lagi saya berada di kawasan pesantren ini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar