--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Rabu, 23 Juli 2014

Abstract Twelve

Saya masih kurang yakin dengan adanya beberapa orang yang menerima dirinya sepenuhnya, maksudnya mereka gak pernah berfikir seperti pernyataan "kenapa saya seperti ini". Apakah boleh saya bilang bahwa pasti kamu pernah tidak menerima dirimu seperti Sekarang ini atau kemarin hari. Namanya manusia pasti ingin sempurna tapi tidak akan mungkin sempurna, tapi untuk saya, sempurna itu harus.
Nah, pengantar kicauan gua tadi udah jelas gua mau bahas apa. Jujur, gua sering bertanya sendiri kenapa mesti gini. Itu adalah rasa tidak bersyukur gua atas apa yang sudah saya dapat. Gua sekarang udah tau tentang diri gua sendiri. Introvert. Ya, itulah gua. Gua yang bisa dibilang kuper, karena gua gak jago berbicara dengan stranger, juga susah untuk akrab sama orang. Tapi gua sangat nyaman sama orang yang udah kenal lama sama gua. Gak cuman itu, gua bisa berubah menjadi "bisu" ketika dengan banyak orang. Juga sangat gak nyaman dengan suasana banyak manusia yang belum tau gua itu seperti apa. Gua lebih suka jalan-jalan sendiri ketempat ramai tapi mereka gak kenal saya. Better than that.
Suara dan gaya bicara dipengaruhi wanita. Banyak yang bilang suara gua lebih mirip wanita kalau didenger Dari telpon, juga intonasi lebih mirip cewek kalo lagi ngomong sama pacarnya. Sucks!!!
Sebenarnya banyak hal yang masih saya pertanyakan, tapi gua gak mau terlaku buka kartu dalan 1 postingan. Apakah hal seperti tadi itu normal?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar