--

X3-1" />" />"/> X5" />" />"/> X4" />" />"/> x2-01 /> " />" />"/> X7" />" />"/> " />"/>
1 2 3 4 5

Sabtu, 26 Juli 2014

Seafood is kill me

Makanan laut yang paling enak menurut gua cuman ada 2, Kepting sama Kerang. Kalau ikan enak, tapi sayangnya gua ga bisa makan ikan. Ikan itu banyak durunya. Nah, kebenaran kemarin hari gua buka puasa diluar. Gua pergi sama Nad, teh Della, juga Mama. Kita baru makan kisaran jam Setengah 8. Sebelumnya kita hanya ta'jilan pake batagor di daerah Jonas photo Banda. Karena ngotot ingin sekali makan di HDL cilaki (salah satu rumah makan seafood di Bandung.) Jadi rela nunggu, Dan sambil menunggu kita belanja lebaranan di Factory outlet sekitar banda.
Sampe jam 7an, kita meluncur nih ke HDL, Dan disana masih penuh. Satu hal yang mungkin belum tahu tentang fakta HDL adalah ketika bulan puasa kloter makan pertama adalah dari Jam 5an Dan makanan datang diperkirakan setelah adzan magrib, bukan saat adzan magrib. Dan kloter keduanya adalah kisaran Jam 8 (kurang atau lebih). Jadi gini maksudnya, kalau memang ngotot ingin buka di HDL dan saat reservasi sebelum adzan magrib sudah penuh, otomatis ada Kursi kosong lagi jam 8.
So, setelah saya dan 3 wanita ini sampai pada HDL, Dan mendapatkan meja, kita pesan makanan kepiting asam manis, udang saus Tiram, capcay, ikan kerapu bakar, kelapa muda, teh tawar. Spesialnya adalah kita harus menunggu kurang dari 2 jam untuk makanan yang kita pesan sampai kemeja. Alhasil Jam sembilan makanan baru datang.
Satu hal tentang diri saya adalah gua ga bisa makan udang. Udang adalah makanan yang harus saya hindari dari mulut apapun bentuk udangnya. Sebab gua alergi. Nah, seafood yang aman hanyalah ikan dan kerang untuk Badan gua. Kepiting, cumi, dan seafood sisanya harus pilih-pilih.
Jadi, kepiting HDL adalah kepiting pilihan yang tidak bisa gua makan tapi malah gua makan. Akibatnya alergi gua kambuh.
Sebenarnya alergi sudah kerasa dari setelah suapan pertama kepiting. Dada gua sudah mulai ada tanda tanda sesak, dan bibir yang mulai berasa aneh. Tapi semua hal itu gua tahan karena ga mau merusak suasana makan berhawa kelaparan orang disekitar gua. Gua tahan dengan minum air kelapa setiap suapan kepiting. Tapi hanya berpengaruh kecil.
Setelah kepiting asam Manis itu habis gua sebenarnya mulai capek dengan menahan dada gua yang terus sesak, mungkin mulut gua bisa berpura-pura dengan mengatakan "aku baik-baik saja". Tapi teteh yang duduk disebelah gua mungkin bisa membaca ekspresi wajah gua dengan terus menanyakan "kenapa?" Sambil memasang wajah cemas.
Beresnya makan di HDL, kita langsung pulang karena waktu Sudah makin larut, kalau dilanjut, kita bakal ga sahur nanti subuh. Nah saat dimobil, ini moment yang paling berat. Gua berubah menjadi monster. Dimobil mata udah mulai berat, tapi gua terus tahan. Pas didaerah samsat, gua udah ga bisa Nahan berat mata ini, hasilnya mata gua membesar. Dan gua mengeluh pada Nad. "Nad, mata ari membesar" tapi dia terus bilang  "itu ngantuk". Setiap gua ngeluh terus di jawab sama.
Sampenya dirumah, barulah mereka meng'iyah' kan kalau gua alergi. Sebenarnya gua sangat suka sama seafood, tapi tubuh menolak.
It s a Bad day.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar